Anak yang Memiliki Waktu Tidur Kurang bisa Kenaikan Berat Badan

Banyak kemungkinan anak-anak pra-sekolah tidur selama 11-13 jam setiap malam. Sedangkan anak usia sekolah idealnya tidur 10-11 jam setiap malam. Anak-anak yang memiliki waktu tidur kurang, berisiko mengalami kenaikan berat badan. Setiap waktu tidur anak-anak berkurang satu jam, berisiko menambah berat badan 0,7 kilogram.  Mereka mencapai kesimpulan itu setelah melakukan analisis terhadap 244 anak usia 3-5 tahun. Mereka memonitor pola tidur anak-anak menggunakan perangkat sabuk yang disebut accelerometers. Sabuk ini berguna untuk mengukur pergerakan.

Mereka meminta anak-anak partisipan memakai sabuk tersebut selama lima hari berturut-turut setiap malam, pada usia tiga, empat, dan lima tahun. Selain meminta orangtua memonitor diet dan frekuensi olahraga anak-anak, para peneliti juga mengumpulkan informasi tentang etnisitas, pendidikan ibu, dan pendapatan. Dalam penelitiannya, mereka memperhitungkan berbagai faktor eksternal itu. Anak-anak yang kurang tidur lebih cenderung mengalami kelebihan berat badan, dengan nilai tinggi lemak tubuh, bahkan setelah penyesuaian untuk variabel gaya hidup